Selasa, 16 September 2014

Kembali Pada-Mu

Lelah meniti kepuasan diri
Tiada terasa ku telah pergi
Meninggalkan Engkau sendiri
Tak peduli lagi

Aku seperti bunga yang kering

Yang berguguran diterpa angin
Sejuta hasrat tuk kembali
Tinggalkan kesombongan diri

Tuhan, ampunilah aku

Yang meninggalkanmu
Setelah apa yang Engkau Berikan padaku
Kini ku kembali kembali pada-Mu yang sejati
Menyerahkan selurruh hidupku


"...di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." -Yohanes 15:5-

Minggu, 15 Juni 2014

Lebih dalam lagi...

Penderitaan terkadang dipakai Tuhan untuk mendatangkan kebaikan bagi  kita. Mengapa? Karena terkadang justru dalam saat-saat kelamlah kasih dan kesetian Allah begitu nyata dirasakan. Penderitaan membuat kita lebih berhasrat mencari wajah-Nya. Penderitaan membuat kita ingat kebesaran-Nya. Penderitaan membuat kita semakin mengenal-Nya lebih dalam lagi. Oleh sebab itu, jangan terburu-buru ingin keluar dari penderitaan.

Seperti kisah Ayub, penderitaan yang begitu besar dirasakannya pada akhirnya membuat dia berkata: “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau” -Ayub 42 : 5. Penderitaan telah membuat Ayub mengenal Tuhan secara pribadi, bukan lagi dari perkataan atau kesaksian orang lain.

Kiranya setiap kita bisa belajar untuk menikmati masa-masa yang penuh kesukaran dan penderitaan serta dapat semakin mengenal-Nya lebih dalam lagi.



-Nikmatilah saat-saat dimana hati kita hancur karena disaat itulah 
Tuhan terasa begitu dekat-